Selasa, 09 Juni 2009
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
Seorang penjual daging mengamati suasana sekitar tokonya.
Ia sangat terkejut melihat seekor anjing datang ke samping tokonya.
Ia mengusir anjing itu, tetapi anjing itu kembali lagi.
Maka, ia menghampiri anjing itu dan melihat ada suatu catatan di mulut
anjing itu.
Ia mengambil catatan itu dan membacanya,
"Tolong sediakan 12 sosis dan satu kaki domba. Uangnya ada di mulut anjing
ini."
Si penjual daging melihat ke mulut anjing itu dan ternyata ada uang sebesar
10 dollar di sana .
Segera ia mengambil uang itu, kemudian ia memasukkan sosis dan kaki domba ke
dalam kantung plastik dan diletakkan kembali di mulut anjing itu. Si penjual
daging sangat terkesan.
Kebetulan saat itu adalah waktu tutup tokonya, ia menutup tokonya dan !
berjalan mengikuti si anjing.
Anjing tersebut berjalan menyusuri jalan dan sampai ke tempat penyeberangan
jalan. Anjing itu meletakkan kantung plastiknya, melompat dan menekan tombol
penyeberangan, kemudian menunggu dengan sabar dengan kantung plastik di
mulut, sambil menunggu lampu penyeberang berwarna hijau.
Setelah lampu menjadi hijau, ia menyeberang s eme ntara si penjual daging
mengikutinya.
Anjing tsb kemudian sampai ke perhentian bus, dan mulai melihat "Papan
informasi jam perjalanan ".
Si penjual daging terkagum-kagum melihatnya.
Si anjing melihat "Papan informasi jam perjalanan " dan kemudian duduk di
salah satu bangku yang disediakan.
Sebuah bus datang, si anjing menghampirinya dan melihat nomor bus dan
kemudian kembali ke tempat duduknya.
Bus lain datang.
Sekali lagi si anjing menghampiri dan melihat nomor busnya.
Setelah melihat bahwa bus tersebut adalah bus yang benar, si anjing naik.
Si penjual daging, ! dengan kekagumannya mengikuti anjing itu dan naik ke
bus tersebut.
Bus berjalan meninggalkan kota , menuju ke pinggiran kota .
Si anjing melihat pemandangan sekitar.
Akhirnya ia bangun dan bergerak ke depan bus, ia berdiri dengan 2 kakinya
dan menekan tombol agar bus berhenti.
Kemudian ia keluar, kantung plastik masih tergantung di mulutnya.
Anjing tersebut berjalan menyusuri jalan sambil dikuti si penjual daging.
Si anjing berhenti pada suatu rumah,
ia berjalan menyusuri jalan kecil dan meletakkan kantung plastik pada salah
satu anak tangga.
Kemudian, ia mundur, berlari dan membenturkan dirinya ke pintu.
Ia mundur, dan kembali membenturkan dirinya ke pintu rumah tsb.
Tidak ada jawaban dari dalam rumah, jadi si anjing kembali melalui jalan
kecil,
melompati tembok kecil dan berjalan sepanjang batas kebun tersebut.
Ia menghampiri jendela dan membenturkan kepalanya beberapa kali,
berjalan mundur, melompat balik dan menunggu di pintu.
Si pen! jual daging melihat seorang pria tinggi besar membuka pintu dan
mulai menyiksa anjing tersebut, menendangnya, memukulinya, serta
menyumpahinya.
Si penjual daging berlari untuk menghentikan pria tersebut,
"Apa yang kau lakukan ..? Anjing ini adalah anjing yg jenius. Ia bisa masuk
televisi untuk kejeniusannya. "
Pria itu menjawab, "Kau katakan anjing ini pintar ..?
Dalam minggu ini sudah dua kali anjing bodoh ini lupa membawa kuncinya ..!"
Mungkin hal serupa pernah terjadi dalam kehidupan Anda.
Sesuatu yang bagi Anda kurang memuaskan, mungkin adalah sesuatu yang sangat
luar biasa bagi orang lain.
Yang membedakan hanyalah seberapa besar penghargaan kita.
Pemilik anjing tidak menghargai kemampuan si anjing dan hanya terfokus pada
kesalahannya semata, sehingga menganggapnya anjing yang bodoh.
Sebaliknya, sang pemilik toko meng! anggap anjing tersebut luar biasa
pintarnya karena mampu berbelanja se ndirian.
Mungkin kita tidak pernah menyadari bahwa setiap harinya kita menghadapi
pilihan yang sama.
Kita punya dua pilihan dalam menghadapi hidup ini, apakah hendak mengeluh
atas berbagai hal yang kurang memuaskan, atau bersyukur atas berbagai
karunia yang telah kita terima.
Tuhan telah mengkaruniai Anda dengan 86.400 detik per hari.
Sudah adakah yang Anda gunakan untuk mengucap syukur?
HAVE A BLESSED DAY...
A Letter from Heaven
~~~~~~~~~~~~~~~~
Sally jumped up as soon as she saw the Surgeon come out of the operating room. She said: "How is my little boy? Is he going to be okay? When can I see him?
“The Surgeon said, "I'm sorry, we did all we could." Sally said, "Why do little children get cancer, doesn’t GOD care anymore?
GOD, where were you when my son needed you?"
The Surgeon said, "One of the nurses will be out in a few minutes to let you spend time with your son’s remains before it's transported to the university".
Sally asked that the nurse stay with her while she said Good-bye to her son.
Sally ran her fingers through his thick red curly hair. The nurse said, "Would you like a lock of his hair?" Sally nodded yes.
The nurse cut a lock of his hair and put it in a plastic bag and handed it to Sally.
It was Jimmy's idea to give his body to the university. He said it might help somebody else," and that is what he wanted. I said, No at first, but Jimmy said, "Mom I won't be using it after I die, maybe it will help some other little boy to be able to spend one more day with his mother".
Sally said, "My Jimmy had a heart of Gold, always thinking of someone else and always wanting to help others if he could".
Sally walked out of the Children's Hospital for the last time now after spending most of the last 6 months there. She sat the bag with Jimmy's things in it on the seat beside of her in the car.
The drive home was hard and it was even harder to go into an empty house. She took the bag to Jimmy's room and started placing the model cars and things back in his room exactly where he always kept them.
She laid down across his bed and cried herself to sleep holding his pillow.
Sally woke up about midnight and lying beside of her on the bed, was a letter folded up. She opened the letter, it said:
Dear Mom, I know you’re going to miss me, but don't think that I will ever forget you or stop loving you because I'm not around to say I LOVE YOU. I'll think of you every day mom and I'll love you even more each day. Some day we will see each other again. If you want to adopt a little boy so you won't be so lonely, he can have my room and my old stuff to play with.
If you decide to get a girl instead, she probably wouldn't like the same things as us boys do, so you will have to buy her dolls and stuff girls like. Don't be sad when you think about me, this is really a great place. Grandma and Grandpa met me as soon as I got here and showed me around some, but it will take a long time to see everything here. The angels are so friendly; I love to watch them fly. Jesus doesn't look like any of the pictures I saw of Him, but I knew it was Him as soon as I saw Him. Jesus took me to see GOD!
And guess what mom? I got to sit on GOD'S knee and talk to Him like I was somebody important. I told GOD that I wanted to write you a letter and tell you Good-bye and everything, but I knew that wasn't allowed.
God handed me some paper and His own personal pen to write you this letter with. I think Gabriel is the name of the angel that is going to drop this letter off to you. God said for me to give you the answer to one of the questions you asked Him about.’ Where was He when I needed him'? God said....... "The same place He was when Jesus was on the cross. He was right there, as He always is with all His children. Oh, by the way Mom, nobody else can see what is written on this paper but you.
To everyone else, it looks like a blank piece of paper. I have to give God His pen back now; he has some more names to write in the Book of Life. Tonight I get to sit at the table with Jesus for Supper. I'm sure The food will be great. I almost forgot to let you know - Now I don't hurt anymore, the cancer is all gone. I'm glad because I couldn't stand that pain anymore and God couldn't stand to see me suffer the pain either, so He sent The Angel of Mercy to get me. The Angel said I was Special Delivery! Signed with love from: God & Jesus & Me.
Jumat, 05 Juni 2009
TIPS MEMILIH BUAH
1. Durian :
* yang durinya sudah melebar dan daging durinya sudah agak lunak.
* aromanya harum dan kulitnya tdk ada yg bolong
* kalau dipukul2 bunyinya buk ..buk...berat mantep (nggak garing kosong).
* lihat tangkainya (dipotong sedikit), kalau tengahnya kuning berarti bagus.
* jangan pilih yang bulat bagus, tapi yang bentuknya agak aneh, biasanya
bagus.
2. Mangga :
* pilih mangga yg bonggolnya (ujung tangkainya) berwarna kuning/kekuningan.
* pilih yang harumnya manis sampai ke ujung buah.
* di pangkalnya harum dan lebar. Kulitnya mulus dan kencang, tidak
mengkerut. Keseluruhan buah aromanya harum manis.
* pilih yg warna hijaunya agak tua buram dan bebintik hitam.
3. Jeruk :
* pilih yg warnanya kuning betul bukan kuning terang.
* pilih yg kulitnya tipis dan mengkilat.
* khususnya jeruk medan pilih yang berat, trus ada lekukannya dikit (kalau
diraba dengan jempol ada deko' annya) cari yg
dekoannya empuk.
4. Semangka/Melon utuh :
* semangka biasanya ditepuk-tepuk utk. mendengar 'kopong' enggaknya. Semakin
kopong berarti kurang banyak airnya, kurang seger.
* melon, pilih yg wangi.
* perhatikan bagian patahan tangkainya, pilih yg buletan tangkainya
kelihatan mekar.
* pilih melon yg guratan uratnya banyak dan tebal.
Menurut Trubus ini tanda buah sudah mateng pas dipanen.
* pilih melon yg kerasa bijinya sudah pada lepas saat buah digoncang
5. Alpukat :
* kocok-kocok alpukat, pilih yg berbunyi, tandanya tua.
* pilih yg kulitnya mulus.
6. Duku :
* kulitnya tipis dan lembut dan agak kehitaman artinya udah masak dan manis.
Tapi, kalau warna coklat dan
agak berair itu tandanya busuk.
7. Manggis :
* pilih yg kulitnya lembut bila dipencet/raba.
* warnanya ungu tua segar. Raba dulu seluruh permukaan, kalo ada yang keras
itu artinya bagian tsb masih mentah atau busuk. Tangkainya utuh dan hijau
segar. Manggis kecil malah lebih bagus ketimbang yang ukuran besar yang
biasanya matangnya tidak merata.
* kalau ada wadah air, cemplungin manggis ke dalam air. Manggis yg terapung
tandanya bagus. [dari Trubus]
* lihat dibagian bawah buah, pilih yang bagian tersebut sudah agak pada
renggang.
8. Beda salak Pondoh dan Bali :
* salak Pondoh lebih kecil dan kulitnya kering garing serta mayoritas
bentuknya kerucut.
* daging salak Bali lebih tebel dan bijinya agak kecil, sedangkan salak
pondoh sebaliknya.
* untuk dapetin yang agak manis, tekan bagian kepalanya itu, cari yg agak
kempes (gak keras lagi)
dan cari bentuk yg meruncing kepalanya.
9. Pepaya :
* untuk pepaya biasa (bukan pepaya bangkok), pilih yang bentuknya
lurus/panjang. Jangan yang atasnya
kecil bawahnya besar, atau sebaliknya.
10. Apel :
* apel yang crunchy (nggak gabus), kalau diketuk-ketuk (dislentik/dijentik
maksudnya) dengan kuku bunyinya nyaring. Berarti masih banyak airnya. Kalo
suaranya 'bariton' berarti udah kurang crunchy lagi.
11. Sawo :
* pilih sawo yang empuk dan sudah berwarna coklat tua.
Masalah bentuk dan besarnya gimana engga terlalu soal, yg penting perhatikan
betul kulitnya harus mulus.
Jangan pilih sawo yg ada luka/goresan/ lubang sekecil apapun (meskipun
ukurannya gede). Trus jangan dipilih
kalau dikulitnya nempel bekas getah. Bisanya kulit yg cacat gini, daging
dibawahnya akan keras/rusak.
12. Pisang :
* khususnya pisang ambon, pilih yang bentuk pisangnya bulat.
* bagian batangnya jangan yang udah kering banget, berarti itu pisang udah
lama 'berpisah' dengan pohonnya.
Cara Mudah Meraih Kebahagiaan
Cara Mudah Meraih Kebahagiaan
Banyak yang berpikir seseorang baru bisa hidup bahagia jika
sudah mencapai target hidup. Wah kalau begitu sih kapan
bahagianya, apalagi manusia tidak pernah merasa puas. Cobalah
melakukan tips berikut dan bersiaplah merasakan rasa bahagia.
1. Nikmatilah hidup
Setiap hari, kerjakanlah sesuatu yang menggairahkan atau
mengingatkan kembali akan keindahan dan kesenangan hidup.
Misalnya, belanja, berkebun, rekreasi dengan anak-anak,
mendengarkan musik. Cobalah untuk menggairahkan dan
mengingat-ingat hal-hal yang indah dan menarik di sekitar
kita.
2. Kerjakan hal positif
Donorkan darah, zakatkan uang ke yatim piatu atau kerja sosial
di panti asuhan. Semua yang berhubungan dengan kegiatan sosial
akan menolong memperkuat rasa sosialisasi.
3. Matikan TV dan radio
Mendengarkan berita bencana dan kriminalitas dapat menciptakan
rasa takut dan gusar. Daripada melihat film atau video yang
dapat menimbulkan perasaan negatif, lebih baik kerjakan
sesuatu yang menyenangkan yang melibatkan seluruh keluarga.
4. Bersosialisasi dengan tetangga
Keluar dari rumah dan bertemu orang-orang yang belum Anda
kenal sebelumnya, bercakap-cakap bersama-sama dan ceritakan
apa yang Anda kerjakan. Ciptakan rasa persahabatan sehingga
akan menolong Anda merasa hidup aman di antara mereka
sekaligus menghilangkan rasa takut yang sehingga membuat
perasaan hidup lebih baik.
5. Tertawalah
Tertawa adalah cara terbaik untuk melepaskan semua emosi
negatif, mengurangi ketakutan dan depresi. Ajak teman yang
suka melucu untuk makan siang bersama. Pergi menonton film
lucu atau film komedi. Bermainlah dengan anak-anak atau
binatang piaraan. Pendeknya, semua yang dapat membuat Anda
tertawa.
6. Kegiatan positif
Biasakan untuk memulai dan mengakhiri hari dengan hal positif.
Daripada membuka hari dengan membaca berita utama di koran
atau teve, mulailah dulu dengan sembahyang atau mendengarkan
lagu atau cobalah untuk merenung sambil menyalakan lillin dan
yakin bahwa masih banyak kehidupan yang baik dibanding yang
buruk di dunia ini.
7. Sabar
Jangan biarkan kemarahan dan kegusaran mendominasi hidup Anda.
Kemarahan bisa menyakitkan orang lain dan juga diri sendiri.
Cobalah untuk tidak menyakiti siapa pun. Lakukan olah raga,
meditasi, limpahkan semua perasaan emosi ke dalam buku harian,
melukis, atau main musik.
8. Tersenyum
Sebelum bangun pagi dari tempat tidur, pikirlah sesuatu yang
menyenangkan yang akan dikerjakan yang dapat membuat Anda
tersenyum. Entah mengingat kelakuan si kecil yang
menggemaskan, cerita lucu, atau apa saja. Senyum di permulaan
hari akan membuat Anda senang sepanjang hari. Senyum dapat
membuat sistem imunisasi dalam tubuh berjalan dengan baik dan
dapat mengurangi stres.
9. Memaafkan
Kemampuan kita memaafkan akan memperkuat hubungan persahabatan
dengan seke lili ng dan akan menolong jiwa kita menjadi lebih
tenang. Peliharalah kasih sayang. Pada saat ini, kapan saja,
setiap orang membutuhkan kasih sayang dan perhatian, dalam
kata-kata dan perbuatan. Biarkan hati berbicara walaupun
pikiran Anda tidak mengatakan dengan kata-kata.
sumber: berita koran Kompas
Duku
Duku
|
|
| |
Sumber: Senior
100 Reason
show life that you have 1000 reasons to smile..
Face your past without regret..
Handle your present with confidence..
Prepare for future without fear
Etiket Surat Pamit
Etiket Surat Pamit
Surat resign bukan semata pernyataan selamat tinggal kepada kantor lama. Ini bisa menjadi 'jembatan' untuk menjalin hubungan baik di kemudian hari.
Anda sudah 'gerah' dengan pekerjaan lama dan ingin segera menempati posisi baru yang lebih seru. Sabar. Supaya kepergian Anda tidak menimbulkan 'huru-hara', ada prosedur pengunduran diri yang mesti diikuti. Salah satunya, menulis surat resign atau surat pernyataan pengunduran diri. Jangan lupa, sebelum melayangkan surat, mintalah waktu untuk memberitahu atasan secara lisan tentang keputusan Anda untuk berhenti bekerja. Jika setelahnya keputusan itu tak berubah, tulislah surat resign dengan sistematika sebagai berikut:
Pendahuluan
Seperti surat resmi lainnya, bagian ini berisi informasi tentang nama orang yang dituju- atasan Anda langsung atau terkadang juga disertai tembusan kepada sejumlah pihak terkait seperti bagian personalia dan keuangan. Tuliskan pula nama pemohon secara lengkap, jabatan terakhir yang dipegang, serta tanggal surat disampaikan. Pencantuman tanggal surat pengunduran diri disampaikan amat penting sebagai patokan untuk menandai hari terakhir Anda bekerja.
Isi Surat
Di sinilah Anda menuliskan pernyataan pengunduran diri beserta informasi tentang tanggal terakhir Anda bekerja. Meski tergoda setengah mati untuk menyampaikan uneg-uneg yang menyebabkan resign, jangan sekali-kali menuliskan komentar yang sifatnya pribadi.
Ingatlah bahwa surat pengunduran diri tersebut adalah pernyataan resmi dari Anda dan akan diarsip oleh perusahaan selama jangka waktu tertentu. Sewaktu-waktu surat tersebut bisa saja dilihat oleh orang lain yang membutuhkan referensi atau informasi tentang diri Anda. Bukan tidak mungkin pula suatu saat Anda membutuhkan jasa mantan atasan untuk membuat surat referensi dan rekomendasi. Jadi, sisakan saja komentar Anda untuk disampaikan secara lisan pada saat exit interview.
Penutup
Sebagai sopan santun, ucapkan terima kasih dan penghargaan atas kesempatan bekerja serta bimbingan yang diberikan oleh atasan. Boleh juga menyertakan rasa penyesalan bahwa Anda tidak dapat bergabung lebih lama lagi.
Cantumkan harapan Anda untuk menjalin hubungan baik dengan perusahaan serta nomor kontak atau alamat email yang dapat dihubungi. Siapa tahu di masa depan akan ada proyek yang diberikan kepada Anda atau tawaran untuk bekerja kembali di perusahaan lama dengan kompensasi yang jauh lebih menggiurkan.
